Untitled Document



Untitled Document
Untitled Document
Kesehatan Masyarakat

Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat (Gelar SKM)

Pendahuluan 
Calon peserta Sarjana Reguler jalur SIMAK UI, SNMPTN, PPKB yang dapat mendaftar adalah lulusan setara SLTA yang lulus dalam ujian seleksi melalui jalur Sistem Masuk UI, Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) atau lulus Seleksi Program Pemerataan Kesempatan Belajar (PPKB) yang diselenggarakan oleh Departemen Pendidikan Nasional melalui Universitas Indonesia.

Calon peserta Sarjana jalur Ekstensi yang dapat mendaftar adalah lulusan Diploma III baik di bidang kesehatan maupun Non kesehatan.

Mahasiswa Program Sarjana Kesehatan Masyarakat harus menyelesaikan minimal 144 SKS. Program Sarjana Kesehatan Masyarakat dapat ditempuh melalui dua jalur, yaitu:
Jalur SIMAK UI, SNMPTN, PPKB
Jalur Ekstensi

Fakultas Kesehatan Masyarakat UI (FKM UI) memiliki dua Program Studi Sarjana untuk keilmuan:
Kesehatan Masyarakat melalui jalur SIMAK UI, SNMPTN, PPKB dan Ekstensi
Ilmu Gizi melalui jalur SIMAK UI, SNMPTN, PPKB


SARJANA KESEHATAN MASYARAKAT (SKM)

1.    Jalur SIMAK UI, SNMPTN, PPKB

Mahasiswa sekurang–kurangnya wajib mengambil 144 SKS yang terdiri dari 40% Mata Kuliah Wajib Universitas dan Fakultas dan 60% Mata Kuliah Wajib Peminatan dan Pilihan.

Adapun peminatan yang dibuka untuk SKM adalah sebagai berikut;

Biostatistika
Mahasiswa diharapkan mampu dan terampil merancang penelitian, mengelola dan menganalisa data penelitian dengan menggunakan metode biostatistik serta mempu menginterpretasikan hasil penelitian tersebut. 

Epidemiologi
Mahasiswa diharapkan mampu merancang, memantau dan menilai pelaksanaan program kesehatan dengan pendekatan kuantitatif serta mampu mengukur besaran masalah kesehatan setempat dan mencari hubungannya dengan faktor yang akan berguna dalam penanggulangannya.

Informatika Kesehatan
Mahasiswa mampu melakukan analisis situasi kesehatan dengan menggunakan indikator – indikator kesehatan, menganalisis sistem informasi kesehatan dan membangun basis data serta menggunakan teknologi informasi untuk kebutuhan program kesehatan.

Kesehatan Lingkungan
Mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi, mengukur, memetakan perjalanan pajanan mulai dari sumbernya hingga ke masyarakat, menganalisis dan melakukan pengendalian terhadap bahaya lingkungan fisik, kimia dan biologi dengan tujuan pencegahan dan perlindungan kesehatan masyarakat.

Kesehatan Reproduksi
Mahasiswa diharapkan mampu menguasai siklus pemecahan masalah dengan efektif terhadap masalah-masalah kesehatan reproduksi, yang meliputi identifikasi, menyusun prioritas masalah, memilih masalah yang perlu diintervensi dan memilih metode intervensinya serta mampu mengelola suatu program kesehatan reproduksi dengan efisien dan efektif, yaitu merencanakan, melaksanakan, memantau dan mengevaluasi program kesehatan reproduksi.

Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Mahasiswa diharapkan mampu menguasai dasar-dasar ilmiah, pengetahuan serta metodologi dalam bidang keahlian Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sehingga mampu melakukan pengelolaan bahaya dan risiko K3 serta merumuskan cara penyelesaian masalah K3 baik di institusi maupun pada masyarakat.

Manajemen Asuransi Kesehatan
Mahasiswa diharapkan mempunyai kemampuan dan keahlian dalam mengelola asuransi kesehatan baik dalam bentuk tradisional maupun managed care.

Manajemen Informasi Kesehatan
Mahasiswa mampu mengelola dan menganalisis data rekam medis sebagai dasar pengambilan keputusan di pelayanan kesehatan serta mengembangkan electronic health record.

Manajemen Pelayanan Kesehatan
Mahasiswa diharapkan mampu merencanakan dan melaksanakan manajemen pelayanan program kesehatan masyarakat dan dapat mengevaluasi program tersebut.

Manajemen Rumah Sakit
Mahasiswa diharapkan mampu merencanakan dan melaksanakan manajemen rumah sakit serta dapat mengevaluasi program dan kegiatan manajerial rumah sakit

Mutu Layanan Kesehatan*)
Mendidik mahasiswa pada bidang mutu layanan kesehatan untuk dapat bekerja di Institusi Kesehatan dan Rumah Sakit serta bidang trend setter teori, konsep, paradigma, tools, dan aplikasi mutu layanan kesehatan.

Promosi Kesehatan
Mahasiswa diharapkan mampu menganalisis, merencanakan, menerapkan dan mengevaluasi berbagai strategi pendidikan kesehatan serta memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam menggunakan metode-metode ilmu perilaku dan pendidikan kesehatan, dalam upaya memecahkan masalah kesehatan.

*) Dalam proses usulan menjadi peminatan S1

2.    Jalur Ekstensi

Bagi calon peserta yang telah memiliki ijazah Diploma III baik di bidang kesehatan maupun non kesehatan dapat melanjutkan pendidikan tingkat sarjana di FKM UI. Jumlah kredit minimal yang harus diambil oleh mahasiswa Program Sarjana Ekstensi ditentukan oleh berapa banyak SKS Mata kuliah yang dapat disetarakan/tidak perlu diambil berdasarkan materi perkuliahan pada transkrip diploma masing – masing mahasiswa. Adapun peminatan yang ditawarkan adalah sebagai berikut:

1.    Biostatistik
2.    Informatika Kesehatan
3.    Manajemen Informasi Kesehatan
4.    Epidemiologi
5.    Gizi Kesehatan Masyarakat
6.    Manajemen Asuransi Kesehatan
7.    Manajemen Pelayanan Kesehatan
8.    Manajemen Rumah Sakit
9.    Kesehatan Lingkungan
10.    Kesehatan Reproduksi
11.    Keselamatan dan Kesehatan Kerja
12.    Mutu Layanan Kesehatan*)
13.    Promosi Kesehatan
14.    Bidan Komunitas (program khusus kerjasama dengan Depkes RI)

*)Dalam usulan menjadi peminatan S1

sumber : http://www.ui.ac.id

Seleksi PTN